Sejarah Lengkap Masjid

Masjid Darul Falah-Ampalu didirikan sebagai pusat ibadah umat Islam di Kota Padang, khususnya bagi jamaah Koto Gadang dan Bungus Teluk Kabung. Sejak awal berdirinya, masjid ini berperan sebagai tempat pelaksanaan ibadah, pendidikan agama, kegiatan sosial, serta pembinaan generasi muda.

Sebelumnya, Masjid Darul Falah-Ampalu berawal dari sebuah mushalla yang didirikan pada tahun 1985. Seiring bertambahnya jumlah jamaah, dibangunlah gedung baru yang lebih luas di seberang bangunan lama.

Selama berstatus sebagai mushalla, kegiatan pembinaan dan pendidikan agama dibimbing oleh seorang ustadz bernama TK. Muhammad Husen yang berperan sebagai guru bagi para jamaah. Pada tahun 2019, beliau wafat. Selanjutnya, pembinaan dan kepemimpinan jamaah diteruskan oleh putra beliau, yaitu TK. Abdur Rahman.

Pada tahun 2023, status mushalla tersebut secara resmi ditingkatkan menjadi Masjid Darul Falaah Ampalu agar fungsi dan kegunaannya sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat dapat berjalan lebih sempurna. Penetapan perubahan status ini disahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Bapak H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2024 TK. Abdur Rahman wafat. Kepemimpinan dan pembinaan jamaah kemudian dilanjutkan oleh adik ipar beliau yaitu, TK. Indra sampai sekarang ini. Jumlah jamaah yang terus bertambah mendorong dilakukannya renovasi masjid guna meningkatkan kenyamanan dan kapasitas ruang ibadah.

Hingga saat ini, masjid terus berkembang menjadi pusat pembinaan umat yang modern dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. ← Kembali